Headline

Laptop Kamu Lemot? Mungkin Ini Penyebabnya

FaktaTren.com – Laptop seringkali menjadi sebuah gadget yang wajib dibawa kemana-mana. Terlebih karena fungsinya yang praktis dan kegunaannya yang mampu menunjang mobilitas. Karena faktor itulah laptop lebih diminati oleh kebanyakan orang daripada sebuah Personal Computer (Komputer Desktop).

Saking ketergantungan terhadap laptop, kita menjadi lupa bahwa laptop juga butuh dirawat dan diperhatikan. Seringnya penggunaan laptop membuat performanya mengalami penurunan. Ciri khasnya ialah mulai melambannya kinerja ketika mengakses beberapa aplikasi dalam satu waktu. Jika sudah melambat atau lemot seperti itu, pekerjaan yang seharusnya mampu kita selesaikan hari itu juga justru menjadi terbengkalai.

Nah, kira-kira apa saja faktor-faktor penyebab laptop menjadi melamban performanya atau lemot? Yuk simak faktor-faktornya dibawah ini:

1. Terlalu Banyak Startup Program

Faktor pertama yang menyebabkan laptop kamu menjadi lemot adalah karena banyaknya startup program di laptopmu. Startup program sendiri ialah program-program yang bakal berjalan (start) pada saat kita menghidupkan laptop. Makin banyak startup program yang hidup maka otomatis laptop kita akan lemot, biasanya ditandai dengan lamanya durasi booting Windows.

Dengan mengurangi atau mematikan beberapa startup program yang ada di laptop kamu, bisa jadi ini akan mampu mengatasi laptopmu yang lemot. Untuk mematikan startup program di Windows 10 kamu bisa ikuti langkah-langkahnya dibawah ini:

  • Buka Task Manager, klik tombol Ctrl+Shift+Esc atai klik kanan pada Task Bar lalu pilih Task Manager. Atau kamu juga bisa search di Windows Menu.
  • Setelah masuk di Task Manager, klik tab Startup
  • Selanjutnya kamu bisa melihat beberapa program-program yang aktif di laptopmu. Kamu bisa matikan beberapa program yang kamu anggap tidak penting (tidak kamu butuhkan)
  • Caranya cukup mudah, klik kiri pada program yang tidak kamu butuhkan itu lalu klik tombol Disable
  • Lanjutkan cara tersebut sampai program yang enable adalah program yang benar-benar kamu perlukan

Setelah melakukan langkah diatas, kamu bisa restart laptopmu kemudian lihat hasilnya apakah ada perubahan pada durasi booting Windowsnya?

2. Harddisk yang Penuh

Buat kamu yang demen mengoleksi film atau mengoleksi foto-foto kenangan di harddisk, perhatikan kapasitas tersisa yang ada di harddiskmu. Barangkali file-file yang kamu simpan bisa memenuhi kapasitas harddiskmu sehingga laptopmu menjadi lemot.

Pastikan juga di Disk C; milikmu tidak menunjukkan warna merah merona. Jika hal itu terjadi, maka kamu perlu membersihkannya. Caranya adalah dengan melakukan Disk Cleanup pada Disk C-mu. Simak langkah-langkahnya berikut ini:

  • Buka Windows Explorer, tekan Windows + E
  • Masuk ke This PC
  • Klik kanan pada Disk C mu, lalu klik Properties
  • Selanjutnya klik Disk Cleanup
  • Centang semua file kolom yang ada, disana kamu bisa melihat total file tak penting yang ada di Disk C-mu
  • Setelah itu klik OK. Maka diskmu akan dibersihkan

Cara ini cukup efektif untuk membuat disk C-mu lega. Jika dirasa masih kurang, kamu juga bisa melakukan bersih-bersih harddisk dengan cara menghapus Cache melalui cara dibawah ini:

Langkah Pertama

  • Buka Run, tekan Windows + R
  • Ketikkan “%temp%” lalu enter
  • Maka kamu akan masuk pada Windows Explorer, disitu kamu bisa melihat beberapa file cache yang ada di harddiskmu
  • Selanjutnya tekan Ctrl + A untuk memilih seluruh file
  • Lalu tekan Shift + Delete untuk menghampus secara permanen file-file tersebut

Nah memang ada beberapa file yang tidak dapat dihapus. Kamu bisa klik Skip saja.

Langkah Kedua

  • Buka kembali Run, tekan Windows + R
  • Ketikkan “temp” lalu enter
  • Maka kamu akan masuk pada Windows Explorer, disitu kamu bisa melihat beberapa file cache yang ada di harddiskmu
  • Selanjutnya tekan Ctrl + A untuk memilih seluruh file
  • Lalu tekan Shift + Delete untuk menghampus secara permanen file-file tersebut

Sama seperti langkah pertama, akan ada beberapa file yang memang tidak dapat dihapus. Kamu bisa klik Skip saja. Selesai.

3. Harddisk yang Sudah Berusia Tua

Faktor berikutnya adalah karena usia harddiskmu sudah terlalu tua. Seperti usia pada manusia, harddisk yang sudah menua biasanya akan menyebabkan turunnya performa. Hal ini wajar terjadi karena harddisk berupa komponen yang ada piringan di dalamnya, jika sering digunakan atau bahkan kerap mengalami goncangan ekstim bisa saja harddisk mengalami masalah.

Untuk mengetahui apakah harddiskmu masih layak untuk digunakan atau tidak, kamu bisa mengeceknya dengan aplikasi bernama Harddisk Sentinel. Disana kamu bisa melihat beberapa informasi mengenai kesehatan harddiskmu dengan tampilan yang mudah dipahami.

Jika kamu melihat indikator berwarna merah dan kamu juga merasakan bahwa ketika mengakses file di Windows Explorer terasa lemot, tak ada salahnya untuk mengganti harddisk. Sebelum mengganti harddisk pastikan kamu melakukan backup data agar data-datamu yang lama tidak hilang.

4. RAM Kamu Perlu Diupgrade

Makin banyak software yang kamu install di laptopmu maka makin berat pula kinerja RAM untuk melakukan multitasking. Terlebih jika banyak program yang berjalan pada waktu yang bersamaan, maka akan semakin sibuk RAM beroperasi.

Kamu bisa melihat seberat apa kinerja RAM-mu dengan memantaunya di Task Manager di tab Performance. Pada tab tersebut akan ditampilkan beberapa indikator termasuk Memory (RAM) laptopmu. Semakin banyak program yang berjalan maka makin besar pula persentase penggunaan RAMnya.

Jika kamu adalah seorang editor video standar, minimal kamu perlu memiliki RAM sebesar 4 GB agar kegiatan editingmu lancar. Perlu dipastikan juga bahwa prosesormu juga mendukung untuk melakukan kegiatan editing tersebut. Selain itu agar instalasi RAM berjalan dengan baik, serahkan pada ahlinya ya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bila kamu merasa yakin dan tak masalah memasangnya sendiri, kamu bisa memasangnya sendiri dengan didampingi ahlinya atau dengan menonton video tutorial.

5. Ada Virus di Laptop Kamu

Faktor lain yang menjadi penyebab laptop kamu lemot adalah adanya virus yang bersarang di laptopmu. Virus ini bisa saja masuk ke dalam laptopmu pada saat kamu browsing atau melakukan download file di situs yang tidak aman. Melalui aktivitas tersebut biasanya tanpa kita sadari virus sudah masuk ke laptop, ada pula virus yang tiba-tiba membuat laptop kita menginstall program yang kita sendiri tidak ketahui.

Nah, cara agar virus tersebut tidak dapat masuk ke laptop kita adalah dengan cara menangkalnya menggunakan antivirus. Kamu bisa gunakan antivirus yang berbayar maupun yang gratisan. Pastikan juga antivirus yang kamu gunakan tidak terlalu memakan resource memori yang besar. Hal tersebut justru akan memperberat laptop kamu, yang ada malah menjadikannya lemot lagi.

Kamu bisa mendownload antivirus Smadav yang merupakan karya buatan Indonesia. Atau kamu juga bisa menggunakan antivirus bawaan Windows yakni Windows Defender. Sering-sering lakukan scan dan update antivirus agar kegiatan komputasimu tetap aman dan terlindungi dari serangan virus.

Itu tadi beberapa faktor penyebab terjadinya lemot pada laptop kamu. Pastikan kamu selalu mengecek kondisi laptopmu secara berkala agar kegiatanmu tidak terganggu. Selalu lakukan update software juga agar kamu selalu aman dan nyaman ketika menggunakan laptopmu dengan fitur-fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan masa kini.

Sekian tips dari kami, jangan lupa untuk berbagi kepada teman dan keluarga kamu agar mereka juga mengetahui informasi terkini yang kamu dapatkan.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Type and hit Enter to search

Close