Headline

Pajak Pangkalan Brandan Semrawut, Anggota DPRD: Pajak Terburuk di Sumatera Utara

Pajak Pangkalan Brandan Semrawut, Anggota DPRD: Pajak Terburuk diSumatera Utara

FaktaTren.com – Kondisi Pajak (pasar) tradisional Pangkalan Brandan, Babalan, Langkat dalam kondisi yang semrawut dan ditambah dengan tumpukan sampah yang diperkirakan menumpuk selama 2 minggu.

Terlihat tumpukan sampah yang berada di pajak berandan tersebut diperkirakan setinggi bahu orang deswasa.

Erikson Tampubolon, Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Pangkalan Brandan, menuturkan bahwa kondisi ini sudah berlangsung lama, ditambahlagi dengan tumpukan sampah yang sudah membludak, pada Minggu (5/12) malam.

Tumpukan sampah yang diperkirakan sudah 14 hari dibiarkan menumpuk ini selain mengganggu badan jalan juga sudah menebarkan bau busuk yang menambah ketidak nyamanan pedagang dan pembeli terutama warga disekitar pajak Pangkalan Brandan tersebut.

Menanggapi hal itu Safii, salah satu anggota DPRD Langkat dari Partai Perindo, mengatakan hal ini bukanlah hal baru, pajak Pangkalan Brandan ini sudah semrawut seperti tidak ada pemerintahan.

Ia juga menilai bahwa pajak Pangklan Brandan merupakan pajak terburuk di Sumatera Utara.

“Ini seperti tidak ada pemerintahan, Kenapa? Karena kondisi ini sudah berlangsung cukup lama, bahkan saya menilai pajak Pangkalan Brandan ini merupakan pajak terburuk di Sumatera Utara.” Nilainya.

Safii juga mengingatkan Bupati Langkat, Terbit Rencana (cana) untuk mengintruksikan pihak terkait yaitu Dinas Perindustian dan Perdaganagn (DIsperindag) dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan serta Lingkungan Hidup untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Selain itu ia juga meminta kepada Camat dan Lurah untuk bertindak membeserkan sampah yang sudah menumpuk selama 2 minggu.

“Sampah ini sudah menumpuk diperkirakan selama 2 minggu, baunya sudah mengganggu kesehatan masyarakat.”

Ketua Asosiasi Pedagang Pangkalan Brandan mengharapkan adanya pembenahan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Langkat, agar pajak Pangkalan Brandan ini kembali ditata sehingga nyaman untuk berdagang.

Safii juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Langkat untuk segera melakukan pembenahan, penataan pajak Pangkalan Brandan tersebut.

“Setidaknya adalah tindakan yang dilakukan Pemkab Langkat ini untuk melakukan pembenahan pajak Pangklan Brandan ini, sehingga tidak semrawut seperti ini.” tutupnya tegas.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Type and hit Enter to search

Close