Fakta Bumi dan Langit 7 Lapis dalam Al-Quran dan Sains

Fakta Bumi dan Langit 7 Lapis dalam Al-Quran dan Sains

FAKTATREN.COM - Bumi adalah planet yang ditempati oleh makhluk hidup sekarang ini yang Allah ciptakan sedemikian rupa sempurna untuk ditempati begitu pula langit yang merupakan permukaan dari bumi.

Namun dengan perkembangan ilmu sains dikalangan para peneliti dan ilmuan luar negeri banyak mendalami tentang lapisan bumi dan langit.

Dalam Al-Quran sendiri banyak ayat-ayat yang menegaskan bahwa langit dan bumi terdiri dari 7 lapis seperti:

“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha pemurah sesuatu yang seimbang, maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu melihat yang seimbang?” (QS. Al-Mulk:3)

“Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi” (Qs. Ath-Thalaq).

Beberapa ilmuan menjelaskan bahwa bumi hanya terdiri dari 4 dan 5 lapis, lalu kenapa bisa berbeda dengan Al-Quran yang menegaskan bahwa langit bumi terdiri dari 7 lapis?

Fakta bumi hanya 4 lapis dan langit 5 lapis menurut National Geographic

Bumi:

1. Kerak Bumi (Crust)
  • Kerak benua didaratan
  • Kerak Samudera di dasar laut
2. Mantel Bumi (Mantle)
  • Mantel Luar
  • Mantel dalam
3. Inti bumi luar (Outer Core)
4. Inti bumi dalam (Inner Core)

Langit:

1. Trofosfer
2. Sratosfer
3. Mesosfer
4. Termosfer
5. Eksosfer

Lapisan langit dan bumi menurut Sains 7 lapis, sesuai dengan Al-Quran:

Bumi

1. Inti dalam padat
2. Inti luar cairan
3. Lapisan selubung bawah (Lower Mantle)
4. Selubung tengah (Minddle mantle)
5. Selubung atas (Upper mantle)
6. Zona bawah kerak berbatu (Litosfer)
7. Zona atas kerak berbatu (Kerak Bumi)

Langit

1. Trofosfer
2. Sratosfer
3. Ozonosfer
4. Mesosfer
5. Termosfer
6. Ionosfer
7. Eksosfer

Kesimpulannya semua yang ada di alam semesta ini sudah Allah tata dengan sedemikian rupa dan lapisan-lapisan yang ada di bumi mapun dilangit menurut teori para ilmuan sebenarnya tidak bertentangan dengan Al-Quran. Akan tetapi, cara pengelompokan bagiannya saja yang beragam.


Penulis:
Mulia Sinta
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url